Minggu, 29 Desember 2013

MENJUAL RUMAH, Cepat Tepat TANPA KOMPLAIN


Pada prinsipnya jika anda ingin menjual rumah, jangan mencintai rumah anda tapi cintailah transaksinya. Banyak penjual yang tidak menyadari hal ini. Ingin menjual rumah tapi tidak ihlas karena masih mencintai rumahnya. Mungkin anda bertanya.. apa hubungannya menjual rumah dengan ihlas.??  Ya, hubungannya ada tapi tidak semua orang mempercayainya karena  menyangkut energy positif dan negative yang secara alam melewati gelombangnya sesuai niat, hati dan keyakinan orang yang bersangkutan.

Biasanya orang menjual rumah dengan beberapa alasan misalnya karena mau pindah ke kota lain, lingkungan baginya tidak kondusif karena musuhan dengan tetangga, karena ingin profit, mencari rumah yang lebih besar atau yang lebih kecil, mencari lokasi yang lebih strategis dll.
Jika Anda bermaksud menjual rumah dengan cepat jangan terlalu ingin / bernafsu untuk bertransaksi cepat tanpa memperhitungkan kepentingan orang lain karena biasanya akan menimbulkan sesuatu yang negative dan mala jadinya lambat. Sebaiknya rileks saja dan berdoa agar semuanya lancar. Saya tahu sebagian penjual punya masalah pribadi yang urgent, karena itu agar energy positif senantiasa bekerja dengan baik, sekali lagi rileks dan berdoalah jangan grasa-grusu, pengendalian diri sangat penting disini. Pengalaman saya membuktikan banyak penjual yang sangat gelisah dalam proses penjualan.
Saya mengatakan seperti ini karena sering terjadi pada diri saya pribadi, ketika ada urusan tertentu yang ingin saya capai terlalu cepat terkadang malah  hampir putus asa akhirnya saya rileks dan berserah diri. Bahkan terkadang saya sudah melupakan urusan tdersebut tapi ternyata tiba-tiba mendapat telpon.

Sebagai penjual juga harus komitment terhadap pembeli yang sudah memberikan tanda jadi. Umumnya orang melakukan pembelian dengan cara KPR sehingga jangka waktu dari tanda jadi ke transaksi memakan waktu yang lama, tergantung berkas pembeli dan nilai taksasi property itu sendiri. Jadi sebagai penjual harus ada komitment dengan pembeli dalam banyak hal, misalnya :

-          Kapan tanda jadi hangus ?
Biasanya tanda jadi hangus apabila seorang pembeli membatalkan secara sepihak.

-          Bagaimana posisi tanda jadi jika KPR tidak disetujui oleh pihak Bank ?
Ada 2 macam kesepakatan yang sering terjadi untuk kondisi ini yaitu tanda jadi kembali 100% atau kembali 50%, tergantung negosiasi. Dasar pertimbangannya adalah jumlah tanda jadi.

-          Kapan pihak penjual bisa memasukkan pembeli baru ?
Apabila ada tanda-tanda bahwa pembeli (KPR) kecil kemungkinan untuk disetujui dan sudah mencapai waktu 1 bulan, sebaiknya dibicarakan kembali dengan pembeli, jangan masukkan pembeli lain secara diam-diam karena akan membuat baginya sakit hati.

-          Apa toleransi pembeli jika KPR tidak disetujui oleh Bank ?
Khususnya menyangkut tanda jadi, apabila pihak penjual memungkinkan maka gantilah uang tanda jadi tersebut sesuai kesepakatan, tapi apabila belum bisa, mintalah toleransi pembeli untuk waktu dan kondisi tertentu.


Beberapa kesalahan  yang sering dilakukan penjual :

·         Menentukan harga terlalu tinggi

Jika seorang penjual menentukan harga terlalu tinggi akibatnya calon pembeli tidak berminat mengetahui lebih jauh property itu, pembeli biasanya segan untuk menawar karena sudah kaget duluan. Sebaiknya sebelum menjual terlebih dahulu carilah perbandingan harga disekitar rumah anda yang sudah terjual, jika memang ada bandingkan dengan kondisi rumah anda sebagai salah satu dasar penentuan harga. Jangan mentang-mentang punya rumah sendiri lalu seenaknya menentukan harga. Saya pernah menjumpai ada penjual yang mengatakan bahwa ini kan rumah saya sendiri, terserah saya mau pasang harga berapa… hal itu memang betul bung… tapi pembeli juga punya uang sendiri.. terserah pembeli mau beli atau tidak… nah kalau begini.. mungkinkah terjadi transaksi..?


·         Mengabaikan nilai estetika rumah

Jika anda ingin menjual rumah, jangan sepelekan nilai estetika rumah anda. Kesan pertama sangat menentukan pembeli untuk mengetahui lebih jauh tentang property anda. Jangan biarkan kotor, bila perlu pakai penyegar ruangan. Yang paling banyak diperhatikan oleh calon pembeli adalah toilet, dapur, kamar tidur dan atap. taman juga harus bagus, hidup dan terpelihara dengan baik  karena taman merupakan daya tarik pertama yg memotivasi untuk masuk ke dalam rumah. Begitupun kalau ada pohon besar di depan rumah sebaiknya dirapihkan. Banyak penjual yang saya temui tidak memperhatikan hal ini.

Mungkin anda bertanya bukankah pohon besar bisa jadi perlindungan matahari? itu betul tapi kenyataannya calon pembeli selalu ingin melihat secara keseluruhan dari tampak depan. Pagar dan pintu pagar juga jangan ada yang rusak misalnya pintu pagar susah terbuka, usahakan semuanya tampak rapih dan terpelihara. Jika anda tidak memerhatikan hal ini jangan salahkan jika pembeli menawar dengan harga sangat rendah. Sebaliknya walaupun tidak terjadi transaksi anda tetap mendapatkan respon positif yang artinya hati anda senang karena rumah anda good condition.

Prinsipnya ciptakanlah kesan pertama yang begitu menggoda. Tapi ingat … jangan pernah spekulasi yang negative misalnya atap bocor tapi bilang tidak bocor atau ngakunya tidak banjir padahal sering banjir.  Akan lebih baik jika anda jelaskan bahwa jika hujan turun kadang2 air naik sebentar, setelah itu turun lagi… jadi sifatnya hanya air tergenang namun bisa diatasi dengan cara ini dan itu, anda yang lebih tahu lingkungannya.

·         Terlalu banyak renovasi

Kita semua sudah tahu bahwa renovasi rumah berkorelasi dengan biaya, semakin banyak renovasi semakin tinggi pula biaya. Hal penting yang harus diperhitungkan pada saat renovasi rumah adalah nilai jual hasil renovasi rumah anda karena  tidak selalu biaya renovasi yang tinggi bisa mengangkat harga jual rumah yang tinggi pula. Pada umumnya orang melakukan renovasi sesuai kebutuhan tapi lupa memperhitungkan kalau orang lain tentu beda kebutuhannya sehingga suatu saat bila rumah tersebut ingin dijual maka pembeli menawar sangat rendah dengan alasan mau bongkar kembali sesuai kebutuhannya.


·         Mengganggap IMB tidak penting

Masih banyak orang yang belum memahami arti pentingnya IMB kecuali dipakai pada saat pembangunan. Pengalaman saya berkali-kali lambat melakukan transaksi karena IMB tidak ada, khususnya jika pembelian secara KPR. Jika rumah/ruko dibeli secara KPR maka pihak Bank membutuhkan IMB, jika IMB tidak ada pihak Bank biasanya memblokir  5% s/d 10% dana penjual dan cair 100% apabila IMB sudah ada.

IMB juga berfungsi untuk mengurus SITU/SIUP, mungkin pembeli nantinya ingin membuat legalitas usaha dirumah tersebut, dasarnya adalah IMB. Jadi pembelian secara cash pun transaksi bisa lambat karena pihak Notaris pasti minta IMB juga.

Lalu bagaimana jika IMB rumah anda benar-benar tidak ditemukan ?... ada beberapa cara yaitu :
-          Jika rumahnya terletak di kompleks, Minta nomer IMB tetangga anda, biasanya berdekatan .
-          Jika sudah tahu no IMB, bawa ke kantor Dinas Tata Kota untuk dicari arsipnya di Gudang
-          Hubungi Developer tempat anda membeli rumah
-          Hubungi Notaris tempat anda melakukan transaksi pembelian rumah.
-          Bermohon ulang ke kantor Dinas Tata Kota


·         Kaku dalam menentukan harga

Menjual rumah jangan terlalu kaku kecuali anda memang tidak serius, banyak juga yang saya temukan penjual menentukan harga berdasarkan jumlah saudara. Ini lebih parah karena menyangkut pembagian harta warisan. Sebenarnya bukan menyangkut pembagian warisannya yang bermasalah tapi jumlah bagian masing-masing penerima hak waris yang sudah ditentukan, jika angkanya tidak ketemu maka tidak akan dijual.

Harga jual rumah tidak boleh ditentukan berdasarkan berapa jumlah pembagian masing-masing ahli waris tapi harus berdasarkan harga pasar. Misalnya akan dijual sebidang tanah 1000 m2, jumlah bersaudara 10 orang, masing-masing harus dapat 100 juta rupiah berarti harga tanah harus terjual minimal Rp. 1 M atau Rp. 1.000.000,- /m2 tapi harga pasar pada saat itu di daerah tersebut hanya Rp.500.000,-/m2 … ya, pasti sulitlah untuk terjual.


·         Selalu ingin menjual dengan harga net

Yang dimaksud dengan harga jual net adalah harga jual yang diterima oleh penjual tanpa mengeluarkan pph dan biaya notaris, sedangkan success fee 3% untuk agent property tidak bisa diperhitungkan sebagai harga net karena sudah kewajiban bagi penjual berapapun harga transaksi, kecuali suatu waktu di Indonesia sudah berlaku Undang-Undang dimana transaksi harus lewat agent property. Transaksi dengan harga jual net biasanya terjadi apabila pembelinya tidak berpengalaman dan langsung berhubungan dengan pihak penjual .

Biaya transaksi yang ideal adalah  menanggung biaya sesuai proporsi masing-masing yaitu:
-          Pihak Penjual menanggung pph dan biaya notaris dibagi dua
-          Pihak Penjual menanggung Succes fee agent property bila sold out melalui agent.
-          Pihak Pembeli menanggung BPHTB (Biaya Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan) dan biaya notaries dibagi dua
-          Pihak Pembeli membayar biaya balik nama


·         Tidak menanggapi penawaran dengan serius pada awal pemasaran

Sebagian besar penjual beranggapan bahwa akan banyak pembeli yang akan memberikan penawaran  lebih tinggi dimasa datang tapi pada kenyataannya justru sebaliknya. Dalam proses pemasaran melalui agent property biasanya pada minggu pertama dan kedua akan banyak penawaran. Hal ini karena pada minggu pertama seorang marketing akan menghubungi calon pembeli dari database, tawar menawar terjadi pada bulan pertama, sedangkan bulan kedua biasanya sudah menurun.

Jika pada bulan pertama, kedua dan ketiga belum juga sold out bukan berarti bahwa rumah anda tidak bisa terjual. Peluang terjualnya pasti ada tinggal masalah waktu. Dan ingat yang paling menentukan bisa terjual atau tidaknya adalah anda sendiri bukan agent property. Seorang agent hanya membantu dari segi promosi, komunikasi tawar-menawar, perbankan sampai dengan notaries. Satu-satunya penyebab rumah anda tidak terjual apabila tidak ada yang berminat, jadi selama ada yang berminat artinya bisa terjual tergantung anda sebagai penjual.


·         Memilih Agen Properti Yang tidak berpengalaman

Jika ingin memilih agent property yang berpengalaman, bisa mendatangi kantor agent property di kota anda. Pertama-tama cari principalnya atau kepala kantor. Mintalah untuk ditangani oleh agent/marketing yang sudah berpengalaman, biasanya diatas 3 tahun sudah bagus. Banyak marketing yang hanya mengadalkan nama besar kantornya tapi dia sendiri belum bisa maksimal.


·         Menganggap semua agent property sama

Pada dasarnya memang kode etik agent property sama tapi orangnya/marketingnya beda, ada yang masih junior, ada yang senior, ada yang malas dan ada yang rajin. Ada yang sudah punya sertifikat training dan banyak juga yang belum.
Lalu yang baik yang bagaimana ..??  yang baik adalah yang rajin, bertanggung jawab, senior dan sudah mengikuti pelatihan.
Agent property itu tidak sama dengan komisioner tradisional / BT (broker tradisional) yang hanya mempertemukan penjual dan pembeli lalu disuruh berurusan sendiri selanjutnya tunggu komisi.

Agent property adalah konsultan anda meskipun mungkin anda lebih pintar dari mereka tapi informasi lebih dibutuhkan disini.


·         Memilih agent property hanya dari perusahaan besar

Yang umum dianggap perusahaan besar bagi masyarakat adalah perusahaan agent property dari luar negeri. Memang harus diakui bahwa pertama kali yang membina putra-putri Indonesia dibidang brokeragehouse adalah  perusahaan franchise dari luar tapi ingat yang membesarkan perusahaan tersebut di Indonesia adalah putra-putri Indonesia yang professional. Jadi bukan orang asing yang menjalankan agent property di Indonesia tapi Putra Putri Indonesia yang professional. Para professional di agent property inilah yang  biasanya berani keluar dan mendirikan  Agent Properti lokal. 

Kelebihannya agent property lokal adalah mereka lebih bisa melakukan pendekatan dengan gaya tersendiri terhadap client tanpa mengurangi nilai-nilai etika agent property. Dan bisa bekerjasama oleh siapapun tanpa dibatasi oleh kantornya. Misalnya nama kantornya “TOTAL Properti” dia bisa saja bekerjasama dengan kantor agent  lain misalnya “DIAN Properti” ini disebut juga dengan cobroking.

Contoh : TOTAL Properti punya stock ruko di daerah tanah abang, DIAN Properti punya pembeli cari ruko di daerah tersebut, ya bisa aja dengan bebasnya mereka bekerja sama bantu pembeli dari DIAN Properti, skalian bagi rejeki gitu.. he hee…
Jadi perusahaan agent lokal ini jaringannya lebih luas karena bisa bekerja sama dengan siapapun tanpa mengurangi nilai-nilai etika peragenan properti, dan tidak dibatasi oleh merek kantornya sendiri.

·         Membangun Tanpa IMB
Terkadang ada penjual yang gila, sewaktu membeli rumah dalam kondisi masih standard, dia langsung melakukan renovasi total tanpa mempedulikan IMB walau berkali-kali didatangi petugas sempadan, dia tidak pernah membayangkan kalau suatu saat rumahnya akan dijual. Orang ini adalah client saya yang sangat reseh, sekitar 4 tahun setelah membeli rumah dari saya, orang ini bermaksud menjual rumahnya kembali yang sudah direvosai total dari 1 lantai menjadi 4 lantai . Beliau menghubungi saya untuk dibantu menjualkannya. Singkatnya pembeli saya deal dengan cara KPR. Anda tau apa yang terjadi ? .. pihak Bank akan memproses KPR tersebut setelah terbit IMB baru sesuai bangunan sekarang. Ribet bukan ? … jadi kalau ada diantara pembaca merasa jago bisa membangun tanpa IMB, sebaiknya disimpan aja kejagoannya. Jadi manusia jangan aroganlah… he hee… maaf sedikit kessal sama client saya itu … tapi saya tetap berterima kasih karena ilmu saya bertambah.

Kesalahan-kesalahan tersebut diatas adalah perilaku penjual yang dapat memperlambat proses penjualan, karena itu jika anda ingin menjual rumah dengan cepat, tepat dan bahagia, lakukanlah yang benar, hindari kesalahan tersebut dan jika memungkin akan lebih baik jika anda bisa menambahkan hal-hal yang lebih baik lagi untuk kepentingan pembeli dan broker anda.

Hubungi Agen Properti Anda:

Endra Setyawan/Innok
Marketing Associate

Era King Property Agent & Consultant
Grha kusuma Lt. 1
Jl. Patimura No 67 Denpasar Bali 
+62 361 255 235 (phone)

Minggu, 15 Desember 2013

Kelebihan dan kekurangan unit link

KOMPAS.com -  Asuransi Investasi atau dikenal dengan nama Unit Link saat ini masih merupakan produk unggulan bagi banyak perusahaan asuransi jiwa di Indonesia, namun sejalan dengan waktu masyarakat mulai teredukasi bahwa produk ini merupakan produk yang mahal atau memiliki komponen biaya yang tinggi, berimbas pada relatif lambannya pertumbuhan dana investasi para nasabahnya. Benarkah demikian?, lalu mengapa produk ini masih terus tersedia dipasar?, mengapa masyarakat masih berbondong membeli produk ini?, marilah kita bahas secara objektif kelebihan dan kekurangan produk unit link ini.
Pertama, sebelum membahas kelebihannya, perlu dicermati biaya diluar Biaya Asuransi (biaya mortalita yang besarnya tergantung jenis kelamin, usia masuk serta besarnya Uang Pertanggungan, kondisi kesehatan pemegang polis juga turut mempengaruhi besarnya biaya ini), Berikut ini adalah penjelasan biaya pada unit link:
1. Biaya Administrasi
Data yang kami terima kisaran biaya administrsi adalah sebesar Rp 20.000 hingga Rp 30.000 perbulan atau Rp 240.000 hingga Rp 360.000 per tahun. Biaya ini akan terus dibebankan selama polis asuransi masih aktif (asuransi masih berlaku).
2. Biaya Alokasi Premi
Perusahaan asuransi yang membebankan biaya ini di muka sebelum dan setiap dana masuk ke dalam porsi investasi. Biaya ini umumnya sebesar 5 persen dari dana yang diinvestasikan dan ada juga yang menggunakan metode bid-offer price yaitu dana yang masuk akan dibagi dengan harga jual (offer price) serta dana yang keluar atau ditarik oleh nasabah akan dikali dengan harga beli (bid price). Selisih dari bid-offer price biasanya sebesar 5 persen (umumnya dihitung dari offer price). Bagi nasabah yang ingin menarik investasinya dari unit link yang menggunakan metode bid-offer price mutlak harus menghitung tingkat pertumbuhan yang sedang terjadi sejak dana tersebut masuk, dikurangi selisih bid-offer price.
3. Biaya Akuisisi (Khusus Unit Link Regular atau Berkala)
Selain biaya diatas, biaya alokasi premi lain masih dibebankan di 5 tahun pertama dengan kisaran hingga 100 persen dari premi terbayar setelah dipotong Biaya Asuransi di awal tahun pertama, kisaran biaya ini akan turun secara berkala hingga 0 persen di awal tahun ke 6 masa polis berjalan.
Namun demikian ada sebagian kecil dari produk unit link di Indonesia yang mengalokasikan investasi pada tahun pertama sebesar 20 persen hingga 100 persen dari premi dasar di tahun pertama. Sekilas terlihat menarik, namun setelah dilakukan penelitian ternyata biaya-biaya yang dibebankan kepada nasabah tidak sedikit, sebagai ilustrasi seorang calon nasabah akan membayar premi dasar yang jauh lebih besar jika calon nasabah tersebut membeli produk unit link yang mulai mengalokasikan investasi sejak tahun pertama dibandingkan dengan unit link yang tidak mengalokasikan investasinya pada tahun pertama.
4. Biaya Pengelolaan Investasi
Biaya Pengelolaan Investasi dibebankan oleh perusahaan asuransi jiwa yang besarnya bervariasi antara 0,5 persen - 3 persen per tahun dan sudah diperhitungkan dalam harga unit. Tingkat biaya ini tergantung dari jenis investasi yang dipilih oleh nasabah (reksa dana pendapatan tetap, campuran atau saham), besarnya dana yang dikelola, serta margin yang diinginkan oleh perusahaan asuransi jiwa.
5. Biaya Unit Link Premi Tunggal
Pada pembayaran premi tunggal atau single premium (yaitu pembayaran premi hanya satu kali dan tidak ada kewajiban pembayaran di tahun berikut namun jika ingin menambah porsi investasi diperbolehkan), polis jenis ini juga membebankan biaya seperti Biaya Akuisisi yang besarnya tetap biasanya sebesar 5 persen dari jumlah Premi Tunggal dan atau dana yang di Top Up (ditambahkan), Biaya Administrasi untuk menutup biaya awal polis kisaran sebesar Rp 240.000  hingga Rp 300.000 biasanya dikenakan di tahun pertama. Uang Pertanggungan yang dijamin adalah sebesar 150 persen dari investasi awal, jika tidak ada penarikan dana di kemudian hari oleh nasabah. Namun apabila terjadi penarikan dana dikemudian hari, Uang Pertanggungan akan berkurang.
Sejalan dengan lamanya waktu investasi, apabila pertumbuhan dana investasi telah melebihi Uang Pertanggungan maka jika terjadi risiko kematian, manfaat yang didapat oleh ahli waris sebesar nilai investasi. Sebaliknya, jika nilai investasi ternyata lebih kecil dari Uang Pertanggungan maka manfaat yang didapat ahli waris adalah sebesar Uang Pertanggungan.
Kelebihan Unit Link
Banyak perencana keuangan independen menyatakan bahwa unit link tidak baik, namun secara objektif sesungguhnya produk ini masih memiliki beberapa kelebihan selain terdapat beberapa kekurangan tentunya, kelebihan tersebut adalah:
  1. Proteksi investasi bagi keluarga yang ditinggalkan (khusus untuk unit link premi tunggal), penjelasan: bagi seseorang yang mendekati atau telah memasuki masa pensiun, sementara yang bersangkutan belum memiliki investasi pada reksa dana maka produk unit link dengan premi tunggal sangat baik, karena uang pertanggungan yang dijamin sebesar 150 persen dari nilai investasi awal, sebagai contoh: George adalah seorang pensiunan dengan usia 55 tahun, ia menempatkan dana pensiunya sebesar Rp 500 juta pada unit link premi tunggal. Sejalan dengan waktu kondisi ekonomi menurun dan nilai investasipun menjadi katakanlah Rp 300 juta, kemudian George meninggal dunia, maka keluarga yg ditinggalkan mendapat uang sebesar Rp 500 juta x 150 persen yakni sebesar Rp 750 juta.
  2. Dapat membeli reksa dana pada jumlah yang sedikit, penjelasan: banyak diantara kita yang masih belum memiliki reksa dana hal ini disebabkan karena belum memiliki uang untuk membelinya dalam jumlah yang besar, mereka hanya punya uang yang sedikit misalkan dibawah Rp 100.000 per bulan. Melalui unit link hal tersebut dapat diatasi, misalkan yang bersangkutan memilih melakukan asuransi dan investasi secara bulanan sebesar Rp 250.000 untuk proteksi dan Rp 50.000 untuk investasi, sehingga reksa dana pun dimiliki walau dengan investasi ‘hanya’ sebesar Rp 50.000 setiap bulannya.
  3. Bagi seseorang yang telah memiliki penyakit bawaan atau telah melakukan tindakan medis yang tergolong dalam katagori yang rawan berbahaya (misalkan seseorang telah dilakukan pemasangan ‘ring’ pada jantungnya). Untuk kategori ini yang bersangkutan dapat memilih unit link dengan premi tunggal, maka keluarga mendapat kepastian uang pertanggungan sebesar 150 persen dari premi awal.
Jika dibandingkan antara kelebihan dan kekurangan unit link dilihat dari sisi nasabah, maka dapat disimpulkan bahwa unit link dengan premi tunggal memiliki kelebihan lebih banyak jika dibanding dengan unit link dengan premi regular (berkala). Namun bagi anda para penjual unit link besarnya pendapatan yang akan anda terima dari penjualan unit link berkala tentu lebih besar jika dibanding dengan penjualan dengan unit link premi tunggal. Nah keputusan ada ditangan anda apakah anda butuh membeli unit link?, unit link dengan premi tunggal?, atau berkala?, selamat memilih.

Cek dan Ricek Sebelum Membeli Rumah Bekas

Harga rumah baru saat ini memang masih cukup mahal. Untuk mengakalinya, biasanya pembeli mengupayakan dengan mencari rumah bekas. Karena pertimbangan harga yang tentunya lebih murah ketimbang rumah baru.
Tetapi, sebelum menentukan membeli sebuah rumah bekas, banyak hal-hal yang harus lebih dulu diperhatikan. Tujuannya, agar tidak terjadi penyesalan setelah membelinya. Nah, jika Anda tertarik membeli rumah seken, telitilah rumah yang akan Anda beli tersebut.
Pertama, periksalah kondisi bangunan dengan melibatkan pihak lain yang lebih mengerti soal rumah, seperti kontraktor atau arsitek misalnya. Jika terpaksa harus sendiri, hal terpenting yaitu lakukan pengecekan fondasi dan struktur bangunan, mulai dari lantai, hingga ke atap. Pastikan juga soal sirkulasi udara di setiap ruangan dan sumber air.
Kedua, teliti akan status kepemilikan dan dokumen. Untuk itu, periksa Izin Mendirikan Bangunan, serta nama yang tercantum pada sertifikat. Itu akan berguna untuk mengecek luas bangunan sama dengan yang tertera di sertifikat PBB dan IMB.
Ketiga, perhatikan usia bangunan, ada baiknya jika Anda menanyakan usia bangunan dimaksudkan sebagai tindakan preventif, apabila nantinya rumah seken tersebut ditempati. Karena kualitas bangunan juga turut ditentukan pada usia bangunan itu sendiri.
Keempat, membeli rumah seken yang baik tentunya dengan membelinya secara langsung dari pemiliknya. Ya, dengan menemui pemilik rumah, Anda bisa memperoleh informasi secara rinci akan kondisi rumah
Selain itu, dengan bertemu pemiliknya langsung, harga rumah juga menjadi lebih murah karena Anda atau penjual tidak perlu memberi komisi kepada broker atau perantara. Maklum, biaya broker bisa mencapai 3% dari harga rumah.
Kelima, carilah data sebanyak-banyaknya mengenai harga pasaran rumah yang sedang Anda inginkan. Juga pertimbangkan nilai investasi yang Anda keluarkan jika suatu hari Anda hendak menjualnya. 

Hal Penting Sebelum Mengambil KPR

Apakah Anda termasuk salah satu dari calon pembeli rumah yang saat ini sedang memilih KPR/KPA yang paling sesuai untuk Anda? Ada baiknya Anda menyimak beberapa fitur produk KPR/KPA yang umum berikut ini. Hal ini sangat dianjurkan dikarenakan pembelian rumah atau apartemen merupakan pembelian konsumtif terbesar yang Anda akan lakukan dan KPR/KPA Anda pada umumnya memiliki durasi yang jauh lebih panjang dibandingkan pinjaman-pinjaman Anda lainnya.
Toh, saat ini informasi mengenai KPR/KPA ini dengan sangat mudah Anda dapatkan melalui berbagai multi sales channel KPR/KPA baik dari website, brosur, pamflet, direct sales pihak Bank, tenaga penjual developer maupun agen broker rumah.
Pada saat Anda melakukan windows shopping KPR/KPA maka sebaiknya Anda juga akan perhatikan bahwa pada saat ini tenaga penjual developer dan agen broker rumah akan semangat sekali dalam menonjolkan keunggulan KPR/KPA suatu Bank.
Hal ini mereka lakukan karena disamping adanya relasi yang kuat dan juga sebenarnya Bank tersebut memiliki program insentif yang menarik bagi mereka. Kalau sudah kondisinya seperti ini maka Anda harus jeli dalam memilih dan memperhatikan fitur produk KPR/KPA lainnya juga selain referensi dari tenaga penjual developer maupun agen broker rumah.
1. Biaya Penilaian Jaminan
Ada beberapa Bank yang mensyaratkan adanya biaya penilaian jaminan pada saat awal pengajuan KPR/KPA dengan kemungkinan kondisi bila kredit ditolak maka biaya penilaian jaminan tidak bisa dikembalikan oleh pihak Bank walaupun laporan penilaian jaminan dapat diperoleh calon peminjam. Untuk mengatasi hal ini maka pilihlah KPR/KPA Bank yang baru akan membebankan biaya penilaian jaminan hanya apabila KPR/KPA disetujui oleh Bank.
2. Besarnya uang muka KPR/KPA
Uang muka merupakan syarat mutlak dalam pembelian rumah dan pengajuan KPR/KPA. Besarnya uang muka berkisar antara 10 15% dari harga rumah/apartemen untuk tipe bangunan sampai dengan tipe 70 m2. Sedangkan uang muka untuk tipe bangunan diatas tipe 70 m2 sebesar 30% dari harga rumah/apartemen. Untuk uang muka disarankan untuk menyesuaikan dengan kebutuhan Anda. Silahkan diingat bahwa semakin besar uang muka maka akan membuat cicilan bulanan menjadi lebih ringan.
3. Besarnya suku bunga KPR/KPA
Besaran suku bunga KPR/KPA merupakan hal yang paling sering Anda tanyakan sebelum memutuskan untuk memilih KPR/KPA Anda. Akan tetapi saya sarankan agar Anda jangan langsung tergiur dengan rendahnya suku bunga KPR/KPA yang ditawarkan, namun pastikan dulu Anda mengetahui cara perhitungan suku bunga KPR/KPA tersebut.
4. Cara perhitungan suku bunga
Pada umumnya KPR/KPA Bank di Indonesia menggunakan cara perhitungan bunga secara efektif. Namun kadang kala sebagai daya tarik promosi ada juga beberapa bank yang menggunakan cara perhitungan suku bunga secara annuitas maupun flat untuk memperlihatkan suku bunga yang lebih rendah.
Bagaimana Anda mengantisipasi hal ini?. Pastikan Anda harus meminta terlebih dahulu simulasi tabel cicilan yang menunjukkan besarnya cicilan bulanan Anda. Anda dapat meminta hal ini kepada direct sales bank, tenaga sales developer atau agen broker rumah.
5. Masa pinjaman KPR/KPA
Mayoritas bank  memberikan masa pinjaman KPR/KPA sampai dengan maksimal 15 tahun namun saat ini ada juga Bank yang sudah dapat mengakomodir masa pinjaman sampai dengan 20 tahun. Hal ini sangat menarik dikarenakan dengan memperpanjang tenor kredit dapat mengurangi besarnya cicilan yang harus Anda bayarkan setiap bulannya
6. Metode pengembalian cicilan pokok dan bunga
Fitur KPR/KPA pada saat ini umumnya mengharuskan Anda untuk membayarkan cicilan pokok dan cicilan bunga setiap bulan dari total pinjaman Anda. Akan tetapi ada juga inovasi KPR/KPA yang flexible dimana selama masa tahun-tahun awal pinjaman, Anda diperkenankan cukup membayar sebagian pokok dan bunga dari total pinjaman Anda. Hal ini menarik karena Anda dapat mengurangi besarnya cicilan yang Anda bayarkan setiap bulan pada tahun-tahun awal tersebut.
7. Besarnya biaya administrasi KPR/KPA
Biaya administrasi KPR/KPA adalah salah satu fitur KPR/KPA yang sering diabaikan oleh konsumen seperti Anda. Biaya administrasi KPR/KPA antara lain meliputi, biaya provisi, biaya administrasi bank , biaya notaris/PPAT, biaya pengecekan sertifikat,  biaya pengikatan jaminan, biaya balik nama, serta biaya premi asuransi jiwa kredit dan kerugian kredit.
Pastikan Anda mengetahui perkiraan biaya KPR/KPA di awal pada saat pengajuan pinjaman untuk nantinya memudahkan Anda mengatur cash flow pembayaran uang muka rumah/apartemen dan biaya administrasi KPR/KPA Anda.
8. Biaya Pinalti Pelunasan Dipercepat KPR/KPA baik sebagian atau seluruh pinjaman
Mayoritas calon konsumen KPR/KPA seperti Anda umumnya tidak menanyakan fitur ini pada saat mengambil KPR/KPA dari suatu Bank. Akan tetapi menurut saya fitur ini menjadi penting apabila Anda ingin melunasi sebagian atau seluruh pinjaman sebelum jangka waktu KPR/KPA berakhir. Pastikan bahwa KPR/KPA Anda sangat fleksibel sehingga kapanpun Anda memiliki kelebihan dana dan ingin melunasi sebagian ataupun seluruhnya pinjaman Anda dapat dilakukan dan tidak dikenakan pinalti. (bn)

Sebelum membeli Rumah

Properti khususnya rumah merupakan investasi masa depan yang pasti. Pasalnya, tanah tidak pernah bertambah luas, namun permintaan akan tanah akan terus bertambah.
Walau demikian ada baiknya kita memperhatikan syarat pembelian rumah. Hal ini untuk mencegah kerugian di belakang hari. Berikut adalah yang perlu diperhatikan:
1. Harga rumah
Beberapa perumahan memang menetapkan harga rumah yang selangit karena infrastrukturnya sudah lengkap. Pembangunan jalan tol, misalnya, bisa membuat harga rumah naik 50 persen. Bertindaklah pandai, jika ada rencana pembangunan di kawasan tersebut jangan ragu membelinya. Tapi pastikan tempat tersebut aman dari pembebasan tanah.
2. Siapkan dana
Uang muka atau tanda jadi tentu harus dilunaskan. Idealnya ada tabungan minimal 30 persen dari harga rumah yang akan dibeli, atau 20% jika luas rumah kurang dari 70 meter persegi.
3. Siapkan biaya tambahan
Anggaran lain yang harus disiapkan yaitu dana asuransi, pajak, dan juga biaya konsultasi atau administrasi. Jumlah ini harus dianggarkan sebagai pembayaran tambahan setiap bulan, selain angsuran rumah.
4. Pastikan catatan kredit Anda bersih
Membeli rumah biasanya diidentikan dengan KPR. Cara ini bisa terwujud jika kita tidak berada dalam black list. Pastikan Anda tidak memiliki tunggakan kredit baik kartu kredit maupun lainnya. Bersihkan semua utang. Selain itu pastikan tidak ada alur informasi yang salah seperti nilai pinjaman yang sudah mencapai limit. Jika demikian maka tidak mungkin meminjam dana lagi. (as)